Wah…tak nyangka Nias kren banget ya, jalan mulus, gedumg dan rumah mentereng.
Trus gimana mata pencaharian masyarakatnya, apakah roda perekonomian bisa bergulir. Adakah penghasilan masyarakat yang memadai ? Ini lebih penting dibangun yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat ! Tidak hanya pembangunan fisik thok !!
Mohon maaf saya mau tanya, apakah feri dari Sibolga ke Nias sudah bisa bawa mobil dan sekali berapa hari routenya dan kira-kira berapa ongkos mobil kalau dibawa ke Nias.
kalau ada informasi saya dan keluarga akhir bulan Juni rencana ke Nias dan kalau bisa bawa kendaraan akan kami bawa dari Pekan Baru Riau.
Hebat..! luar biasa perkembangan Nias setelah dibantu oleh NGO dan Pemerintah pusat.
Jika pembengunan ini tidak dipelihara atau ditingkatkan sampai bisa bertahan, maka yang salah adalah masyarakat Nias. Pepatah Hulo labe’e gana’a ba mbawa mbawi. hehehe
Petinggi Nias ! jadilah manusia yang peduli akan kepentingan orang banyak jangan hanya dirimu sendiri yang kau perkaya !
Salam kenal dengan keluarga besar Ono Niha
Saya memperkenalkan diri :
Nama : Otniel Lizaro Waruwu (Ama Nito)
Alamat : Bogor – Jabar
Asal : Lasarabaene – Mandrehe – Nias
Saya telah menjadi caleg DPR RI dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) nomor urut 4 dapil Sumut II.
Mohon doa restu dan tolong disebarluaskan kepada keluarga kita yang ada di Nias dan Tapanuli.Profil saya ada di : http://www.gemaniasbarat.wordpress.com
Atas doa dan dukungan ndra talifuso saya ucapkan terima kasih.
Ya’ahowu…!
Saya sangat senang dengan Pembangunan Nias yang sdh dilaksanakan, hanya saja masih ada kekurangan dlm pembangunan itu, seprti Pemerataan Pembangunan Pedesaan.Masih banyak masyarakat yang belum menerima haknya akibat kerusakan Rumah yang rusak akibat gempa. Pemerintah jg harus memikirkan masalah pengangguran Pasca BRR.
Mei 15, 2008 pukul 11:21 am
Wah…tak nyangka Nias kren banget ya, jalan mulus, gedumg dan rumah mentereng.
Trus gimana mata pencaharian masyarakatnya, apakah roda perekonomian bisa bergulir. Adakah penghasilan masyarakat yang memadai ? Ini lebih penting dibangun yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat ! Tidak hanya pembangunan fisik thok !!
Mei 16, 2008 pukul 11:29 am
Ya’ahowu !!!
Mohon maaf saya mau tanya, apakah feri dari Sibolga ke Nias sudah bisa bawa mobil dan sekali berapa hari routenya dan kira-kira berapa ongkos mobil kalau dibawa ke Nias.
kalau ada informasi saya dan keluarga akhir bulan Juni rencana ke Nias dan kalau bisa bawa kendaraan akan kami bawa dari Pekan Baru Riau.
Terima kasih
Mei 18, 2008 pukul 9:43 am
Lau…bale….milau famaena khoga ba dano niha mimane :
Siga no baga omoda fao lala..dst..dst
Mei 19, 2008 pukul 1:10 am
Wah…Nias kren banget ya ! Apa tak terjadi kecemburuan sosial jika yang kaya dan yang miskin gapnya makin melebar ?
Pemberdayaan ekonomi sangat mutlak ! kalau tidak, maka sia-sialah infrastruktur yang telah dibangun !
Mei 20, 2008 pukul 8:44 am
Hebat..! luar biasa perkembangan Nias setelah dibantu oleh NGO dan Pemerintah pusat.
Jika pembengunan ini tidak dipelihara atau ditingkatkan sampai bisa bertahan, maka yang salah adalah masyarakat Nias. Pepatah Hulo labe’e gana’a ba mbawa mbawi. hehehe
Petinggi Nias ! jadilah manusia yang peduli akan kepentingan orang banyak jangan hanya dirimu sendiri yang kau perkaya !
November 6, 2008 pukul 7:35 pm
Salam kenal dengan keluarga besar Ono Niha
Saya memperkenalkan diri :
Nama : Otniel Lizaro Waruwu (Ama Nito)
Alamat : Bogor – Jabar
Asal : Lasarabaene – Mandrehe – Nias
Saya telah menjadi caleg DPR RI dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) nomor urut 4 dapil Sumut II.
Mohon doa restu dan tolong disebarluaskan kepada keluarga kita yang ada di Nias dan Tapanuli.Profil saya ada di : http://www.gemaniasbarat.wordpress.com
Atas doa dan dukungan ndra talifuso saya ucapkan terima kasih.
Yaahowu
Ama Nito
email : lizaro_waruwu@yahoo.com
Februari 13, 2009 pukul 9:30 am
Ya’ahowu…!
Saya sangat senang dengan Pembangunan Nias yang sdh dilaksanakan, hanya saja masih ada kekurangan dlm pembangunan itu, seprti Pemerataan Pembangunan Pedesaan.Masih banyak masyarakat yang belum menerima haknya akibat kerusakan Rumah yang rusak akibat gempa. Pemerintah jg harus memikirkan masalah pengangguran Pasca BRR.